Langsung ke konten utama

Postingan

Bahasa Kasih

Kepulauan Solomon Penduduk yang tinggal di sekitar Kepulauan Solomon, Pasifik Selatan, memiliki sebuah kebiasaan unik, yakni meneriaki pohon. Ketika masyarakat ingin membuat ladang.. Mereka tidak menebang pohon.. Mereka akan mengelilingi pohon tersebut.. Terus menyumpahinya.. Dan mengutuknya.. Dalam beberapa hari.. Pohon-pohon itu layu.. Dan mati dengan sendirinya.. tentang ”Bahasa Kasih” Betapa kata-kata yang penuh kasih itu menghidupkan; memberi semangat, menambah sukacita, menguatkan keunggulan, meneguhkan cita-cita. Sebaliknya, betapa kata-kata yang negatif itu mematikan; melemahkan semangat, memberi rasa bersalah, menghilangkan kepercayaan diri, menutupi kehebatan diri yang Tuhan berikan.

Jadikanlah..

Abu Darda berkata, "Jadikanlah ucapanmu dalam rangka berdzikir dan diammu dalam rangka berfikir serta renunganmu dalam rangka mengambil pelajaran." (Al-Aqdul Farid 3/110)

Berkembangnya Bahasa Jerman di Indonesia

Berkembangnya Bahasa Jerman di Indonesia Sejak zaman orde baru banyak mahasiswa Indonesia yang menimba ilmua d i berbagai universitas di Jerman. Tentu saja mereka menggunakan bahasa Jerman selama hidup di negara tersebut. Banyak alumni Jerman yang ikut mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara Indonesia. Perlu diingat bahwa Industri  Pesawat Terbang Nortanio (IPTN) merupakan industri pesawat terbang pertama di Indonesia yang diprakarsai oleh alumni Jerman,  yaitu Prof. Dr. Ir. B. J. Habibie. Perkembangan Bahasa Jerman di Indonesia, selain dibawa oleh para alumni Jerman, namun juga terdapat interes bagi negara Jerman untuk mengembangkan bahasanya di Indonesia. Komitmen negara Jerman untuk mengembangkan Bahasa Jerman di Indonesia diwujudkan dengan mendirikan lembaga Bahasa Jerman yang dikenal sebagai Goethe Institut. Nama ini diambil dari seorang pengarang Jerman terkenal  yaitu Johan Wolfgang Goethe. Pada mulanya Goethe Institut ini didirikan...

kayaknya cuma masalah sepele deh

Assalamu ‘alaykum.. Siang ini sahabatku mendekatiku, mngeluh, bercerita padaku.. ‘aku sebel. Aku sebel. Aku sebel...’ Heyy, kamu kenapa? Ada masalah? Iya.. (menundukkan kepala) Lho, masalah gmna? Walah, paling juga masalah sepele.. ya to? Iya, mungkin.. tp aku sedih.. takut pulang. “Siapakah yang menjawab doa orang yang dalam kesulitan ketika berdoa” (an Naml:62) Kok takut pulang si? Takut pulang k kost maksudnya pa? Yang sabar ya.. ;) Heum.. gini, d kost kan yang pegang duit listriknya tuh aku.. masa aku harus nagihi tiap awal bulan.. Tapi kalau ga di tagih tuh pada ga mau bayar e.. tp tetep aku tagih kok.. capek.. Masa’ ada yang aku tagih jawabnya tuh, “iya.. nanti” gtu trs jawabnya.. huft Ini uda tanggal berapa coba? Hmm.. tgl 16. Trs? Duit listriknya belum aku setor k PLN. Yauda.. ayo setor.. aku temenin deh.. Aku berani kok sendiri. Masalahnya tuh, ntar kalau duitnya kurang gmana.. mbak xxxxxx0 tuh yang pake listrik ...