"Kebahagiaan itu sederhana saja, Dik," Ungkap Mas Hakim suatu pagi. "Kebahagiaan manusia itu terletak pada kepatuhannya terhadap aturan Yang Mahakuasa..." "Mengapa demikian?" "Karena secara fitrah, jiwa manusia dibangun atas nilai-nilai kehambaan, yang berarti kepatuhan pada Yang Maha Pencipta. Manusia hanya bisa berbahagia dengan totalitas penghambaan diri kepada Rabb-nya. Sekali ia beringsut dari ketaatan, maka kebahagiaan itu akan sirna diam-diam...." Seorang bijak bestari menyatakan, "Kunci kebahagiaan itu terletak pada tiga kalimat: Menjalankan perintah Allah, puas dengan rezeki yang dibagikan oleh Allah, dan ridha terhadap takdir-Nya. 12 " "Bila kita taat, rezeki akan penuh berkah, segala yang terjadi dalam hidup akan terasa indah, derita akan dicerna tak ubahnya karunia...." ___ 12 Ini adalah ungkapan seorang ulama besar, di zaman Khalifah Harun Ar-Rasyid, yang dilontarkan di depan dewan ...