Langsung ke konten utama

Believing that nothing is impossible

Tersebutlah seorang lelaki tinggal di daratan Cina bersama dua orang putranya. Rumah mereka menghadap ke timur dan tepat di depan desa mereka berdiri dua gunung besar, Taihang dan Wangwu namanya. Kedua gunung itu menghalangi cahaya matahari pagi. Setelah berpikir keras, lelaki itu bertekad bersama anak-anaknya hendak meratakan dua gunung tersebut. Setiap hari mereka mencangkul gunung itu.

Para tetangganya melihat mereka bekerja, dan menggelengkan kepala sambil berkomentar, "Betapa bodohnya kalian. Mana mungkin kalian bisa memindahkan kedua gunung besar itu."

Lelaki itu tersenyum dan berkata, "Bila saya kelak meninggal anak-anak saya akan meneruskan pekerjaan ini. Kedua gunung itu memang tinggi, tetapi keduanya tidak akan tumbuh lebih tinggi lagi. Tetapi KEKUATAN KAMI MASIH BISA BERTAMBAH karena cucu-cucu saya akan lahir. Dan sedikit demi sedikit kami akan mendekati tujuan kami. LEBIH BAIK MELAKUKAN SESUATU DARIPADA HANYA DUDUK MENGELUH bahwa kedua gunung itu menghalangi cahaya matahari."

Dengan tekad demikian mereka terus bekerja keras menggempur kedua gunung yang tinggi itu. Mereka ingin menikmati cahaya matahari memancar ke dalam rumah dan halaman meretka, yang akan menyuburkan lahan dan memberikan panen. Mereka bekerja keras penuh semangat sehingga tubuh dan jiwa mereka semakin sehat dan kuat.

Konon, para dewa tergerak melihat tekad mereka yang luar biasa lalu mengirimkan dua asisten dewa untuk memindahkan Taihung dan Wangwu.

[Kisah di atas diambil dari Build to Last (Collin and Porras,1997)]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi

PEMBAHASAN Pendahuluan Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan A.     Pengertian Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Memang tidak semua orang menyadari bahwa setiap saat kita selalu melakukan pekerjaan evaluasi. Dalam beberapa kegiatan sehari-hari, kita jelas-jelas mengadakan pengukuran dan penilaian.             Dari dua kalimat di atas kita sudah menemui tiga buah istilah, yaitu evaluasi, pengukuran, dan penilaian. Sementara orang memang lebih cenderung mengartikan ketiga kata tersebut sebagai suatu pengertian yang sama sehingga dalam penggunaannya hanya tergantung dari kata mana yang siap untuk diucapkannya dan sementara orang yang lainnya membedakan ketiga istilah tersebut.             Dan untuk memahami apa persamaan, perbedaan, ataupun hubungan antara ketiganya, dapat dipahami melalui contoh-contoh di bawah ini: a.       Apa...

Rinduku Lumpuh

gak nyangka, ditengah kumemikirkan bagaimana menjawab soal-soal matematika adekku malam ini..  1 2 3 4 5 6 7 mereka berbondong-bondong smsin aku, "Mb uci, nyebelin! Tp ngangenin... #sayang mb uci..^^" Yaelah.. idenya siapa ini, menggemaskan :') aku gak ngerti kudu kujawab apa, tapi gak njawab juga jawaban bukan? *maksa, haha aku juga sayang kalian :-) rindu kalian,. tapi, aku.. layaknya rembulan di malam lebaran.. itu yang kurasakan.. maaf sinarku dikekang begitu kuatnya.. dan rinduku lumpuh di langit.. aku sakit di sini. .:BMW Al Huda:.

,,bin ich hübsch?”

Das R ä tsel Ich bin ein wichtiges Ding. Ich werde von jedem Menschen jeden Tag gebraucht, Obwohl meine Gestalt ist schlicht. Ich habe verschidene Form; Viereck, Dreieck, rund, oval, usw. Morgens Menschen suchen mich. Sie erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst. Alle Frauen mag mich betrachten. Sie bringen mich ü berallhin. Alle Frauen auch erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst, ,,bin ich h ü bsch?” Wer bin ich?