Langsung ke konten utama

Mekar untuk Gugur untuk Apa?

ternyata besok masih puasa, belum sholat id, itu menurut pemerintah RI. tp orang2 kok uda pada kirim pesan mohon maaf lahir & batin yak.. hahayy.. iya, mohon maaf lahir & batin jua dr palung hatiku.. pasti banyak salahku scr sadar maupun tdk sadar pd kalian semua.. maafin.. maafin yaa.. :-)

eh, tau ndak? Pagi ini mawar merahku mekar lho.. Uda dr kmrin aku tunggu2, hmmm akhirnya.. Wow! Cakep dahh, kembangku yg satu ini. Alhamdulillah, ini bagian dr kebahagiaanku. Walaupun Agustus ini merupakan Agustus kelabu bagiku, tp kembang ini salah satu kado, kado yg engga berapa lama ini sih kudapat, kado yg indah bagiku & dpt menyembunyikan sedikit kelabu lalu memekarkan senyum. Datangnya kembang ini juga mengejutkanku, masuk k rumahku ketika aku tak di rumah. Bagaimana ini? Dr siapa ini? Haduhh.. Pikirku saat itu..

Kini, kembangnya mekar. Tak habis2 wanginya walau kucium berkali-kali.. Sedangkan kembang lainnya telah layu kemudian gugur.. Bagaimana ini? Untuk apa kembang mekar lalu layu kemudian gugur? Mekar untuk gugur? Untuk apa? Yahh, daripada buang waktu utk memikirkannya, lebih baik nikmati satu masa kini.. manfaatkan waktu sebaik2nya.. jangan sampai menyesal dikemudian hari.. Bukankah bunga takkan mekar selamanya???

AYOOO SEMUANGAAADH !!!
:: buat yg lg beribadah, yg semangat ibadahnya. Hamasah!
:: buat yg lg bekerja, yg semangat kerjanya. Rosa!
:: buat yg lg belajar, yg semangat belajarnya. Be diligent!
:: dll, pokoke semangat!

_Bunga Takkan Mekar Selamanya_


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi

PEMBAHASAN Pendahuluan Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan A.     Pengertian Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Memang tidak semua orang menyadari bahwa setiap saat kita selalu melakukan pekerjaan evaluasi. Dalam beberapa kegiatan sehari-hari, kita jelas-jelas mengadakan pengukuran dan penilaian.             Dari dua kalimat di atas kita sudah menemui tiga buah istilah, yaitu evaluasi, pengukuran, dan penilaian. Sementara orang memang lebih cenderung mengartikan ketiga kata tersebut sebagai suatu pengertian yang sama sehingga dalam penggunaannya hanya tergantung dari kata mana yang siap untuk diucapkannya dan sementara orang yang lainnya membedakan ketiga istilah tersebut.             Dan untuk memahami apa persamaan, perbedaan, ataupun hubungan antara ketiganya, dapat dipahami melalui contoh-contoh di bawah ini: a.       Apa...

Rinduku Lumpuh

gak nyangka, ditengah kumemikirkan bagaimana menjawab soal-soal matematika adekku malam ini..  1 2 3 4 5 6 7 mereka berbondong-bondong smsin aku, "Mb uci, nyebelin! Tp ngangenin... #sayang mb uci..^^" Yaelah.. idenya siapa ini, menggemaskan :') aku gak ngerti kudu kujawab apa, tapi gak njawab juga jawaban bukan? *maksa, haha aku juga sayang kalian :-) rindu kalian,. tapi, aku.. layaknya rembulan di malam lebaran.. itu yang kurasakan.. maaf sinarku dikekang begitu kuatnya.. dan rinduku lumpuh di langit.. aku sakit di sini. .:BMW Al Huda:.

,,bin ich hübsch?”

Das R ä tsel Ich bin ein wichtiges Ding. Ich werde von jedem Menschen jeden Tag gebraucht, Obwohl meine Gestalt ist schlicht. Ich habe verschidene Form; Viereck, Dreieck, rund, oval, usw. Morgens Menschen suchen mich. Sie erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst. Alle Frauen mag mich betrachten. Sie bringen mich ü berallhin. Alle Frauen auch erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst, ,,bin ich h ü bsch?” Wer bin ich?