Langsung ke konten utama

hidupku terlalu payah













kertas..
sudahlah sampai di sini saja..

ya..!
tepatnya sampai di sini dulu..
hidupku terlalu payah rasanya..
atau mungkin ini adalah ujung..

kertas..
selalu saja bertemu denganmu..
kuliah, cita, cinta..
lalu apalagi?
selalu saja bertemu denganmu..

kertas..
tolong sesekali baca tulisanku ini..
haruskah aku menulis tanpa kau baca..
tadi malam, angin menghampiriku..

kertas..
padahal angin tahu kalau aku sudah bahagia bersama bulanku..
sangat bahagia.. aku bahagia bersama bulanku..
angin menghampiriku, menyapaku begitu lembutnya di depan bulanku..
seketika tentu saja aku tutup telinga bulanku..
aku tak mau bulanku bersedih..
tapi aku juga menyadari, kini angin bersedih..
dan rasanya, aku yang paling bersedih,
karena aku tahu kalian sedang bersedih..
maaf, aku tak ada niat membuat kalian bersedih..
sungguh..
tapi bukankah hidup itu pilihan..
aku pilih, bulanku tidak bersedih..
dan aku usahakan angin pun tidak bersedih..
maaf, mungkin angin pikir aku kejam..
ntahlah.. apa yang aku rasakan saat ini..
tak perlu dipikirkan aku yang payah ini..
aku akan tersenyum.. akan tersenyum..
dan aku akan tersenyum..
aku akan buat semua disekelilingku bahagia..
karena mungkin ini ujungku..

takkan kusia-siakan ujung ini..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi

PEMBAHASAN Pendahuluan Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan A.     Pengertian Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Memang tidak semua orang menyadari bahwa setiap saat kita selalu melakukan pekerjaan evaluasi. Dalam beberapa kegiatan sehari-hari, kita jelas-jelas mengadakan pengukuran dan penilaian.             Dari dua kalimat di atas kita sudah menemui tiga buah istilah, yaitu evaluasi, pengukuran, dan penilaian. Sementara orang memang lebih cenderung mengartikan ketiga kata tersebut sebagai suatu pengertian yang sama sehingga dalam penggunaannya hanya tergantung dari kata mana yang siap untuk diucapkannya dan sementara orang yang lainnya membedakan ketiga istilah tersebut.             Dan untuk memahami apa persamaan, perbedaan, ataupun hubungan antara ketiganya, dapat dipahami melalui contoh-contoh di bawah ini: a.       Apa...

Rinduku Lumpuh

gak nyangka, ditengah kumemikirkan bagaimana menjawab soal-soal matematika adekku malam ini..  1 2 3 4 5 6 7 mereka berbondong-bondong smsin aku, "Mb uci, nyebelin! Tp ngangenin... #sayang mb uci..^^" Yaelah.. idenya siapa ini, menggemaskan :') aku gak ngerti kudu kujawab apa, tapi gak njawab juga jawaban bukan? *maksa, haha aku juga sayang kalian :-) rindu kalian,. tapi, aku.. layaknya rembulan di malam lebaran.. itu yang kurasakan.. maaf sinarku dikekang begitu kuatnya.. dan rinduku lumpuh di langit.. aku sakit di sini. .:BMW Al Huda:.

,,bin ich hübsch?”

Das R ä tsel Ich bin ein wichtiges Ding. Ich werde von jedem Menschen jeden Tag gebraucht, Obwohl meine Gestalt ist schlicht. Ich habe verschidene Form; Viereck, Dreieck, rund, oval, usw. Morgens Menschen suchen mich. Sie erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst. Alle Frauen mag mich betrachten. Sie bringen mich ü berallhin. Alle Frauen auch erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst, ,,bin ich h ü bsch?” Wer bin ich?