Langsung ke konten utama

Hurayy Hujan!

Hujan... Aduhh..

bukan 'Aduh' tapi 'Hurayy'
Yapp.. Hurayy hujan.. !!

aneh.. kenapa banyak orang menyesali akan datangnya hujan.. padahal hujan itu kan, hm.. umami..! eh, lebih tepatnya, hujan itu berasa seperti sajian 'Teh San Dao'.. itu loh, 'Teh Tiga Rasa".. ups, aku juga ga pernah ngrasain ding.. tapi setidaknya aku pernah bayangin gimana rasanya.. hoho
Dalam buku 'Travel in Love' karya Liang Lu dan Li Qi, diceritakan bahwa nama Teh San Dao diambil dari ungkapan sebuah legenda filosofi, "Saat belajar apapun, kita harus melewati pahitnya terlebih dahulu, barulah kita akan berhasil." Cara menyajikan teh san dao sangat unik. Sajian pertama teh sangat wangi, tapi pahit sekali. Sajian kedua, ke dalam teh ditambahkan gula merah, hazelnut, wijen, dan rushan, rasanya sangat manis dan sedap. Sajian ketiga, ke dalam teh dimasukkan madu dan daun pedas. Di dalam manis terasa pahit, di dalam pahit terasa manis, manis sedikit pedas, karena itu disebut “teh kenangan”. Konon, sang filosof zaman dahulu berkata, “Pertama pahit, kedua manis, ketiga kenangan. Belajar maupun bermasyarakat, semua seperti itu.”

kembali ke hujan,
mereka yang menyesali hujan tidak aneh kok.. :D
anggap aja aku yang aneh, hoho.. tadi siang sepulang ngaji, sekitar pukul satu.. entah rasanya aku ingin pergi jalan-jalan.. jalan sendirian mengikuti awan.. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi

PEMBAHASAN Pendahuluan Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan A.     Pengertian Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Memang tidak semua orang menyadari bahwa setiap saat kita selalu melakukan pekerjaan evaluasi. Dalam beberapa kegiatan sehari-hari, kita jelas-jelas mengadakan pengukuran dan penilaian.             Dari dua kalimat di atas kita sudah menemui tiga buah istilah, yaitu evaluasi, pengukuran, dan penilaian. Sementara orang memang lebih cenderung mengartikan ketiga kata tersebut sebagai suatu pengertian yang sama sehingga dalam penggunaannya hanya tergantung dari kata mana yang siap untuk diucapkannya dan sementara orang yang lainnya membedakan ketiga istilah tersebut.             Dan untuk memahami apa persamaan, perbedaan, ataupun hubungan antara ketiganya, dapat dipahami melalui contoh-contoh di bawah ini: a.       Apa...

Rinduku Lumpuh

gak nyangka, ditengah kumemikirkan bagaimana menjawab soal-soal matematika adekku malam ini..  1 2 3 4 5 6 7 mereka berbondong-bondong smsin aku, "Mb uci, nyebelin! Tp ngangenin... #sayang mb uci..^^" Yaelah.. idenya siapa ini, menggemaskan :') aku gak ngerti kudu kujawab apa, tapi gak njawab juga jawaban bukan? *maksa, haha aku juga sayang kalian :-) rindu kalian,. tapi, aku.. layaknya rembulan di malam lebaran.. itu yang kurasakan.. maaf sinarku dikekang begitu kuatnya.. dan rinduku lumpuh di langit.. aku sakit di sini. .:BMW Al Huda:.

,,bin ich hübsch?”

Das R ä tsel Ich bin ein wichtiges Ding. Ich werde von jedem Menschen jeden Tag gebraucht, Obwohl meine Gestalt ist schlicht. Ich habe verschidene Form; Viereck, Dreieck, rund, oval, usw. Morgens Menschen suchen mich. Sie erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst. Alle Frauen mag mich betrachten. Sie bringen mich ü berallhin. Alle Frauen auch erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst, ,,bin ich h ü bsch?” Wer bin ich?