Langsung ke konten utama

Teduhkan Ukhuwah di Pantai Kuwaru



“Teduhkan Ukhuwah di Pantai Kuwaru”

Minggu, 10 Februari 2013


Keluarga Muslim Al Huda FBS UNY khususnya anggota Bidang Media dan Wacana (BMW) berkunjung ke Pantai Kuwaru, Bantul, Yogyakarta.



Aziz, Nur, Abror, Wulan, Lusya, Nia, Putri, Genes, Ayu, Dhillah, Olia, Zakia


Rihlah!


# Pantai Kuwaru #

Sekitar pukul 10 pagi, setelah berunding lama dan akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pantai Kuwaru. Oke! Capcus..


Dengan membawa nananana, oleh-oleh khas kampung masing-masing kan abis mudik liburan semesteran, kami menunggang motor 2 orang per motor di tengah bolongnya siang, Pantai Kuwaru yang jaraknya sekitar 30 km dari Masjid Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta  kami tempuh. Puanaseee! Ciyus.. :D


Jangan bilang siapa-siapa ya, baru pertama kali saya ke pantai ini. Hihihi


Pantai Kuwaru terletak di sisi barat kota Bantul, tepatnya masuk wilayah Dusun Kuwaru, desa Poncosari, Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul.


Sebenarnya gak ada niatan ke Pantai Kuwaru, yang penting pantai deh.

Ini Pantai baru, namun sudah ada banyak petunjuk menuju pantai ini. Jangan kuatir kalau mau ikutan kesini. Rute jalan bisa juga dari Kota Yogyakarta ke arah selatan menuju Kota Bantul sampai perempatan Palbapang ke barat sebelum Jembatan Srandakan belok ke selatan.

Pantai Kuwaru indah, berhias pohon cemara udang membujur. Teduh!


Dengan berbayar Rp5.000,00  untuk masuk Pantai Kuwaru dan Rp2.000,00 untuk parkir sepeda motor, tidak hanya deburan ombak dan pasir pantai yang dapat dinikmati, disini sudah banyak para penjajak makanan, minuman, souvenir, bahkan ada persewaan motor ATV juga disini.



karcis parkir sepeda motor(ku) :))


pohon cemaranya.. co cuit kan?! 


diobral diobral.. siapa minaaaatt? tas.. jaket.. 

Makan bakso duyuu :’)



"BMW" UKMF KM-Al Huda FBS UNY



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi

PEMBAHASAN Pendahuluan Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan A.     Pengertian Pengukuran, Penilaian, dan Evaluasi Memang tidak semua orang menyadari bahwa setiap saat kita selalu melakukan pekerjaan evaluasi. Dalam beberapa kegiatan sehari-hari, kita jelas-jelas mengadakan pengukuran dan penilaian.             Dari dua kalimat di atas kita sudah menemui tiga buah istilah, yaitu evaluasi, pengukuran, dan penilaian. Sementara orang memang lebih cenderung mengartikan ketiga kata tersebut sebagai suatu pengertian yang sama sehingga dalam penggunaannya hanya tergantung dari kata mana yang siap untuk diucapkannya dan sementara orang yang lainnya membedakan ketiga istilah tersebut.             Dan untuk memahami apa persamaan, perbedaan, ataupun hubungan antara ketiganya, dapat dipahami melalui contoh-contoh di bawah ini: a.       Apa...

Rinduku Lumpuh

gak nyangka, ditengah kumemikirkan bagaimana menjawab soal-soal matematika adekku malam ini..  1 2 3 4 5 6 7 mereka berbondong-bondong smsin aku, "Mb uci, nyebelin! Tp ngangenin... #sayang mb uci..^^" Yaelah.. idenya siapa ini, menggemaskan :') aku gak ngerti kudu kujawab apa, tapi gak njawab juga jawaban bukan? *maksa, haha aku juga sayang kalian :-) rindu kalian,. tapi, aku.. layaknya rembulan di malam lebaran.. itu yang kurasakan.. maaf sinarku dikekang begitu kuatnya.. dan rinduku lumpuh di langit.. aku sakit di sini. .:BMW Al Huda:.

,,bin ich hübsch?”

Das R ä tsel Ich bin ein wichtiges Ding. Ich werde von jedem Menschen jeden Tag gebraucht, Obwohl meine Gestalt ist schlicht. Ich habe verschidene Form; Viereck, Dreieck, rund, oval, usw. Morgens Menschen suchen mich. Sie erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst. Alle Frauen mag mich betrachten. Sie bringen mich ü berallhin. Alle Frauen auch erkundigen sich nach mich ü ber sie selbst, ,,bin ich h ü bsch?” Wer bin ich?