Langsung ke konten utama

Postingan

Nanti

aku suka sekali duduk di sini.. ini lantai tertinggi yang pernah kutemui.. duduk dan mengayunkan kaki.. mengajak angin berenang ke sela kakiku.. berkhayal di sini.. hahaha.. tertawa gila.. andai ada yang menemaniku duduk di sini.. kunanti dan ku nanti, tapi tak pernah ada.. aku masih duduk di sini.. di sini dan masih sendiri.. aku berusaha sabar menanti.. Apa yang aku nanti? kumohon, jangan tanyakan itu padaku.... entahlah, aku tidak tahu siapa yang aku tahu, aku sudah terbiasa sendiri, dan biarkan aku sendiri.... hahaha

Believing that nothing is impossible

Tersebutlah seorang lelaki tinggal di daratan Cina bersama dua orang putranya. Rumah mereka menghadap ke timur dan tepat di depan desa mereka berdiri dua gunung besar, Taihang dan Wangwu namanya. Kedua gunung itu menghalangi cahaya matahari pagi. Setelah berpikir keras, lelaki itu bertekad bersama anak-anaknya hendak meratakan dua gunung tersebut. Setiap hari mereka mencangkul gunung itu. Para tetangganya melihat mereka bekerja, dan menggelengkan kepala sambil berkomentar, "Betapa bodohnya kalian. Mana mungkin kalian bisa memindahkan kedua gunung besar itu." Lelaki itu tersenyum dan berkata, "Bila saya kelak meninggal anak-anak saya akan meneruskan pekerjaan ini. Kedua gunung itu memang tinggi, tetapi keduanya tidak akan tumbuh lebih tinggi lagi. Tetapi KEKUATAN KAMI MASIH BISA BERTAMBAH karena cucu-cucu saya akan lahir. Dan sedikit demi sedikit kami akan mendekati tujuan kami. LEBIH BAIK MELAKUKAN SESUATU DARIPADA HANYA DUDUK MENGELUH bahwa kedua gunung itu menghal...

Antara Air Keruh dengan Bebatuan di Sungai

Wahai air keruh, tenang saja, Tak ada yang perlu dikhawatirkan.... Bebatuan yang engkau lalui itu, Akan membantumu, membeningkanmu kembali.... Perlahan.... Dan tanpa kau sadari.... Wahai air keruh, semakin banyak bebatuan yang engkau lalui, engkau pun makin bening.... Perlahan.... Dan tanpa kau sadari.... Teruslah lalui bebatuan itu, walaupun bebatuan itu menghadangmu.... terus laluilah.... tiada alasan tuk berhenti.... Perlahan.... Dan tanpa kau sadari.... kau telah mengotori bebatuan itu dalam beningnya engkau....