Das Märchen vom Krokodil
(Dongeng Tentang Buaya)
Es war einmal ein
schönes grünes Krokodil, das lebte im Lande Ägypten, tummelte sich in den
Wassern des Nils und ruhte im heiβen Sand seiner Ufer.
(Dahulu
ada seekor buaya hijau yang cantik, yang hidup di negara Mesir, bermain-main di
sungai Nil dan beristirahat di pasir yang panas tepi pantai)
Oft schaute es dabei
den Schiffen nach, die auf dem Flusse dahinführen.
(Seringkali
ia memperhatikan kapal-kapal yang berlayar ke hilir sungai)
An einem Abend
erblickte es ein Schiff, das vor lauter Lichtern nur so funkelte.
(Pada
suatu malam tampak oleh buaya sebuah kapal dengan banyak lampu yang
berkelap-kelip)
Das Schönste aber
war das Lied, das herübertönte und von der Winter erzählte.
(Yang terindah
adalah lagu yang berbunyi dan menceritakan tentang musim dingin)
Da wurde dem
Krokodil ganz sonderbar ums Herz und sehnsüchtig sah es zu den Pyramiden
hinüber und träumte davon, was es wohl hinter den hohen gelben Sandbergen geben
mochte.
(Hatinya
luar biasa tersentuh dan dengan rindu ia memandang Piramida yang di seberang
sana dan memimpikan piramida itu, apa kiranya yang terdapat di belakang bukit
pasir kuning yang tinggi itu)
Eines Tages traf es einen groβen Zauberer, dem es über
die Maβen gefiel.
(Suatu
hari ia bertemu dengan seorang penyihir besar yang disukai massa)
Er lud es ein, mit
ihm zu kommen und die ganze Welt zu sehen.
(Penyihir
mengundang buaya untuk pergi dan melihat dunia)
Das Krokodil sah
seine Stunde gekommen, sagte ja, und der Zauberer versetze es auf prachtvolle
Hemden und andere schöne Kleidungsstücke.
(Buaya
melihat waktunya sudah tiba dan buaya berkata ya, dan penyihir mengalihkan
buaya menjadi kemeja mewah dan pakaian lain yang indah)
Die bot er in vielen
Ländern an, so dass das Krokodil weit herumkam und so zu einem berühmten
Zeichen wurde.
(Penyihir
itu menawarkan pakaian-pakaian tersebut ke banyak negara, sehingga buaya
bepergian jauh dan menjadi tanda yang terkenal)
~Der Spiegel, Werbung, Ausschnitt~
Komentar